Standarisasi Pelaksanaan Pembelajaran Daring Pada Masa Pandemi Covid -19 Di Kabupaten Bombana

Authors

  • kasmawati Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara
  • Arna Juwairiyah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara
  • Aris Suziman Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara
  • Chairan Zibar L. Parisu Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara
  • Wa Ode Eka Damayanti Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara
  • La sisi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Abstract

Penyebaran Covid-19 hingga saat ini masih terus berlanjut. Hingga tanggal 10 mei 2021, berdasarkan data Worldometers, total kasus infeksi virus corona di seluruh dunia telah mencapai 158.953.101 kasus. Dari jumlah itu, sebanyak 3.306.229 orang meninggal dunia dan 136.479.900 orang dinyatakan pulih (Kompas.com, 2020) untuk kasus yang terjadi di Indonesia, tercatat kasus pasien terinfeksi sebanyak 4.221.610 dengan catatan sebanyak 4.049.449 orang sembuh dan 142.338 meninggal dunia. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (Research and Development). Borg and Gall (dalam Samsudi, 2009) menjelaskan bahwa “educational research and development (R & D) is a process used to develop and validate educational product”Analisis pelaksanaan pembelajaran daring di Kabupaten Bombana selama ini dilakukan dengan menggunakan analisis deskripsi kuantitatif dan kualitatif terhadap berbagai informasi yang diperoleh menggunakan kuesioner yang akan diberikan kepada guru dan siswa di Kabupaten Bombana

Downloads

Published

2023-06-14

Issue

Section

Articles