Studi Kelayakan Pengembangan Dermaga Penyeberangan Kasipute – Pajala di Kabupaten Bombana

Authors

  • Husin Husaiin Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Haluoleo
  • Asriani Achmad Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Bombana
  • Nurwati Fakultas Ekonomi dan Ekonomi Bisnis

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan/maritim, peranan pelayaran adalah sangat penting bagi kehidupan sosial, ekonomi, pemerintahan, pertahanan/keamanan, dan sebagainya. Bidang kegiatan pelayaran sangat luasmeliputi angkutan penumpang dan barang, penjagaan pantai, hidrografi, dan masih banyak lagi jenis pelayaran lainnya. Sebagai negara kepulauan yang mempunyai lebih dari 3.700 pulau dan wilayah pantai sepanjang 80.000 km atau dua kali keliling dunia melalui katulistiwa. Kegiatan angkutan pelayaran sangat diperlukan untuk menghubungkan antar pulau seperti pelabuhan. Sarana trasportasi merupakan sarana pendukung utama bagi kelancaran pergerakan orang dan barang dalam suatu wilayah. Sarana trasportasi umum dari desa ke desa berupa angkutan pedesaan, ojek dan angkutan air. Berdasarkan keputusan Menteri Perhubungan No. 49 Tahun 2005 Tentang Sistem Transportasi Nasional dan Undang-Undang Transportasi Peraturan Presiden No. 32 Tahun 2011 Tentang Master plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia 2011-2025, serta draft Sistranas dan Tatranas. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran, pengaturan untuk bidang kepelabuhanan memuat ketentuan mengenai penghapusan monopoli dalam penyelenggaraan pelabuhan, pemisahan antara fungsi regulator dan operator serta memberikan peran serta pemerintah daerah dan swasta secara proporsional di dalam penyelenggaraan kepelabuhanan untuk menemukan dan menentukan sumber penerimaan Daerah.

Downloads

Published

2023-06-14

Issue

Section

Articles